16 February 2011

Takhayul yang Di percaya oleh Pembalap Dunia

. 16 February 2011

Takhayul biasanya berhubungan dengan mistik dan hal-hal gaib lainnya seperti demit, lelembut dkk. Pembalap dunia pun ternyata juga percaya dengan takhayul atau mungkin lebih tepatnya adalah suatu kepercayaan. Apa saja sih takhayulnya?Yuk kita telusuri.

1. Max Biaggi
Juara dunia GP250 empat kali berturut-turut pada tahun 1994-1997, Enggan memakai baju balap dan helm baru saat balapan. Keduanya harus dipakai beberapa hari sebelum jadwal race dimulai. Hhmmm..yang ini masih bisa kita maklumi karena baju balap yang baru belum pas betul dengan bodi, Kulit yang baru masih kaku sehingga membuat pembalapnya jadi tidak begitu rileks.


2. James Stewart
Nah kita mulai masuk yang agak tidak nyambung (bagi kita ya). James Stewart.
Crosser kulit hitam ini punya panggilan beken Bubba. Prestasinya banyak sekali di daratan Amerika. Tahun 2006 lampau yang bukan bakpau , dia juara dunia di World SuperCross Grand Prix. Ritual yang sering dia lakukan adalah motor mesti di slah sampai 5 kali di garis start tanpa perlu mesin dinyalakan. Berhenti sesaat lalu nyalakan mesin dengan dua kali kick stater diayun. Mungkin maksudnya supaya oli naik ke silinder head dan melumasi dengan baik kali ya?


3. Selanjutnya masih di dunia garuk tanah, Chad Reed. Crosser asal Australia ini
Populer di kalangan crosser tanah air. Pernah turun di AMA Motocross dan Supercross di kelas 250cc dan jadi crosser papan atas di dua event tersebut.Ritualnya sebelum balapan yaitu menggunakan baju dan celana balap dengan tangan kanan masuk lebih dahulu waktu pakai jersi alias baju panjang balap dan disusul kaki kanan duluan masuk ke celana.






4. James Toseland, rider asal Sheffiled, Inggris yang pernah balap di SuperBike
Dan MotoGp punya kebiasaan yang cukup unik. Ritualnya saat menggunakan sarung tangan lebih dahulu pakai yang sebelah kanan. Ahhh...kalau yang ini sih banyak orang yang juga demikian.




5. Dan yang paling fenomenal adalah The Doctor, dewa MotoGp sekaligus doktor
Yang mampu mengubah motor sakit jadi beringas pun tidak ketinggalan dengan yang aneh-aneh. Pasti juga ada yang sudah tahu kan , salah satunya adalah warna. Warna bagi Rossi sangat menentukan prestasinya. Dia paling benci dengan warna kuning yang dominan. Kita flash back ketika doi ngegas Honda NSR500 masih Nastro Azzuro yang kuningnya ngejreng banget. Peringkatnya hanya di posisi dua di bawah Kenny Robert Jr. Dan yang paling parah adalah di musim balap 2006, yaitu saat menggunakan kuning dominan kelir Camel, sponsor utama tim Yamaha tempat Rossi bernaung saat itu. Bahkan sialnya ga ketulungan boo...udh jatuh ketimpa tangga plus barang-barang lainnya kali ya?
Tingkah Rossi selanjutnya yang spesial dan dilakukan berulang di hotel menjelang balap sampai sebelum start. Diakui sendiri dalam otobiografinya What If I Had Never Tried. Di lemari hotel menjelang sampai akhir balap, jumlah bajunya enggak boleh bertambah atau berkurang. Ini dilakukan semenjak di GP125.

0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
×
OprekMotore | OrakArik
OprekMotore is proudly powered by Blogger.com