30 April 2011

Premium Jadi Di hapus?

. 30 April 2011

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, bensin jenis Premium secara bertahap harus dihapus. Kebijakan itu terkait dengan pembatasan penggunaan BBM, karena keterbatasan kuota dan subsidi.
"Secara bertahap dan pasti Premium itu harus hapus. Jadi, keberadaan Premium bertahap, tapi pasti itu harus hapus. Hapus artinya tidak diteruskan ke depan.

Pertama kali subsidinya, kemudian produknya kan oktannya juga kurang tinggi," kata Agus di Hotel Bidakara, Kamis (28/4). Agus juga meminta agar tidak ada subsidi pada bensin jenis Pertamax, karena Pertamax itu harus mencerminkan pasar. "Saya mengharapkan nanti ada kesepakatan antara ESDM sebagai penanggung jawab dari BBM dengan komisi VII DPR," kata Agus menegaskan.
Agus mengaku prihatin dengan kuota BBM saat ini, karena kalau lewat kuota akan membebani anggaran. Hingga Maret 2011 rata-rata produksi minyak hanya mencapai 906.000 barel per hari, target asumsi yang diharapkan dalam APBN 2011 sebesar 970.000 barel per hari. Kuota Premium 38,6 juta kilo liter, subsidinya Rp 98,2 triliun.

Boleh saja premium di hapus tapi setidaknya harus bisa memastikan adanya bahan bakar pertamax diseluruh pelosok Indonesia, termasuk di daerah-daerah terpencil yang cukup jauh dari kota. Kalau sarananya saja tidak ada, bagaimana program penghapusan premium bisa berjalan dengan lancar??Sungguh aneh pernyataan Menkeu keuangan kita....haahhhh....ada-ada saja.




Source by Republika

1 comments:

nani said...

itu mau solat ya gmbrnya?? :D

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
×
OprekMotore | OrakArik
OprekMotore is proudly powered by Blogger.com