25 October 2012

Provinsi Pengonsumsi BBM Subsidi Terbanyak (Part 2)

. 25 October 2012


3. Jawa Tengah
Pada periode Januari-September 2012, jumlah bensin premium yang dihabiskan Jawa Tengah mencapai 2,246 juta kiloliter (KL). Jumlah ini 0,21% di atas kuota yang ditetapkan pada Januari-September 2012 yaitu 2,242 juta KL. Sampai akhir tahun, Jateng mendapat jatah premium 2,994 juta KL. Selain bensin premium, provinsi ini juga menghabiskan solar sebanyak 1,332 juta KL pada periode Januari-September 2012. Ini 0,96% di atas kuota yang ditetapkan yaitu 1,319 juta KL. Hingga akhir tahun, jatah solar di Jateng adalah 1,762 juta KL.


2. Jawa Timur
Pada periode Januari-September 2012, jumlah bensin premium yang dihabiskan Jawa Timur mencapai 2,892 juta kiloliter (KL). Jumlah ini 1,98% di atas kuota yang ditetapkan pada Januari-September 2012 yaitu 2,835 juta KL. Hingga akhir tahun, Jatim mendapat jatah premium 3,788 juta KL. Selain bensin premium, provinsi ini juga menghabiskan solar sebanyak 1,644 juta KL pada periode Januari-September 2012. Ini 2,18% di atas kuota yang ditetapkan yaitu 1,609 juta KL. Hingga akhir tahun, Jatim mendapat jatah solar 2,149 juta KL.

1. Jawa Barat
Provinsi ini paling besar menghabiskan bensin premium. Pada periode Januari-September 2012, jumlah bensin premium yang dihabiskan Jawa Barat mencapai 3,444 juta kiloliter (KL). Jumlah ini 1,64% di atas kuota yang ditetapkan pada Januari-September 2012 yaitu 3,389 juta KL. Hingga akhir tahun, jatah premium yang didapat Jabar adalah 4,527 juta KL. Selain bensin premium, provinsi ini juga menghabiskan solar sebanyak 1,531 juta KL pada periode Januari-September 2012. Ini 4,49% di atas kuota yang ditetapkan yaitu 1,466 juta KL. Hingga akhir tahun, Jabar mendapat jatah solar 1,958 juta KL. Tidak heran bila Jawa Barat menjadi pengonsumsi BBM subsidi terbanyak karena banyaknya warga yang bekerja di Jakarta memiliki rumah tinggal di pinggiran Jakarta dan tentunya Jawa Barat yang memang bersinggungan langsung dengan Jakarta membuat yang mengkonsumsi BBM subsidi jadi banyak.

So solusi yang bisa OM berikan kepada pemerintah pusat adalah jangan hanya melihat kenapa pertumbuhan kendaraan bermotor semakin banyak tapi harus dicari juga kenapa pertumbuhannya semakin banyak. Kurangnya moda transportasi yang nyaman, aman, murah dan cepat sampai tujuan merupakan salah satu penyebab kenapa pertumbuhan kendaraan bermotor semakin banyak.

0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
×
OprekMotore | OrakArik
OprekMotore is proudly powered by Blogger.com