oprekmotore

Performa Standar Jupiter MX Series, Jangan Perkecil Rasio FInal Gear

Banyak yang salah kaprah tentang penggantian final gear atau yang lebih familiar dengan sebutan gearset roda. Perhitungan rasio final gear tentunya sudah dipikirkan baik-baik oleh tim pengembang dari tiap pabrikan yang disesuaikan dengan besarnya tenaga serta perbandingan gear transmisi plus berat keseluruhan. Banyak yang berharap bisa mendapatkan top speed lebih tinggi dengan cara memperkecil rasio final gear walaupun tenaga masin standar, padahal belum tentu bisa berjalan mulus.

Tak terkecuali para pemilik Jupiter MX, baik versi anyar maupun yang lawas. Walaupun final gear tergolong besar tapi rasio transmisinya cukup kecil sehingga nafas tiap gear sebenarnya sudah panjang. Bila rasio final gear diperkecil, maka nafasnya akan semakin panjang sehingga dalam teorinya memang top speed bisa lebih tinggi.

Tapi sayangnya tenaga standar Jupiter MX series masih belum cukup untuk mendapatkan top speed tinggi. Jadi ada baiknya jangan perkecil rasio final gear,misalnya dengan mengganti gear belakang dengan jumlah mata yang lebih sedikit. Bila mesin masih standar, cukup perbesar rasionya dengan mengganti gear belakang dengan jumlah mata yang lebih banyak atau pada jupiter mx 4 speed bisa pakai gear depan V-ixion. 

Cara lainnya adalah dengan menambah tenaga pada Jupiter MX. Untuk harian bisa dengan bore up pakai blok set V-ixion, pemakaian CDI racing/unlimiter, noken as aftermarket serta knalpot racing/freeflow.


Post a Comment

0 Comments