oprekmotore

Yamaha R15 Kelamaan Keluarnya?

Kebiasaan bila aka nada produk baru dari Yamaha itu adalah adanya spyshoot. Entah itu berupa printilan part dari produk tersebut atau bisa juga ketangkep basah lagi simulasi harian di jalan sesungguhnya. Nah yang terbaru adalah akan ada Lightsport dari Yamaha, yaitu YZF R15. Namun, tidak sedikit yang berpendapat bahwa munculnya kelamaan. Apakah benar begitu?

Ada dua versi nih bro, kita bahas yang versi pertama dahulunya. Maksud kelamaan versi pertama adalah spyshoot sudah nongol dari jauh-jauh hari tapi belum keluar juga.  Calon konsumen jadi gregetan menunggunya dan mulai jenuh dengan tebaran spyshoot. Tidak seperti tetangga sebelah yang jarang munculkan spyshoot dan tiba-tiba nongol produk barunya sehingga masyarakat diberikan “shock terapi”. 


Sebenarnya tidak salah juga ada spyshoot karena kita jadi tahu perkiraan seperti apa produk baru yang akan keluar. Berguna banget bagi yang sedang galau meminang tunggangan. Tapi kalau spyshoot yang beredar adalah murni strategi pabrikan untuk melihat reaksi pasar, itu yang kurang baik apalagi sampai terlalu lama. Kalau murni diam-diam karyawan yang membocorkan, itu baru tidak salah.

Versi kedua itu gini mas bro mba sist, diperkirakan Yamaha R15 yang akan dikeluarkan resmi ATPM adalah versi 2.0. Sedangkan versi tersebut sudah keluar  4 tahun yang lalu di India, bahkan pada April depan akan launching versi 3.0. Ibaratnya seperti makanan yang akan waktu kadalurasanya tinggal sedikit. Ini yang bikin orang – orang tak sedikit yang kecewa.


Namun, masih ada kemungkinan bahwa yang akan dirilis resmi adalah versi 3.0. Hal ini didasari oleh lamanya waktu launching. Adanya penambahan fitur bahkan tenaga terdongkrak menjadi 18ps,  membuat pengetesan tak bisa dihindarkan sehingga tidak bisa buru-buru untuk launching walaupun pasti juga sudah ngebet banget itu pabrikan.

Tapi bisa juga karena produksi lokal dan kualitasnya ditingkatkan sehingga pengetesan ulang pun wajib dilakukan. Itu artinya ada kemungkinan versi yang akan keluar tetap yang versi 2.0 tapi berhubung produksi lokal maka harus dicek ulang. Kalau menurut mas bro mba sist bagaimana? 



Post a Comment

0 Comments