23 February 2015

Penyebab Motor 250cc ke Atas Harganya Mahal Karena PPN BM

. 23 February 2015


Klan Ninja dari Kawasaki kembali bertambah. Kini hadir klan Ninja 300 yang dengan resmi dibanderol dengan harga Rp 83,9 juta. Pasti banyak yang berpikiran, kenapa mahal banget. Padahal kapasitas mesin hanya beda 50cc. Beda antara Ninja 250 ABS SE dengan Ninja 300 bisa menyentuh angka Rp 20 juta. Kenapa bisa mahal ya? Ini dia penyebab motor 250cc ke atas harganya mahal.

Tak hanya Ninja 300, Yamaha YZF R3 yang berkapasitas mesin bersih mencapai 321cc bila dipasarkan di Indonesia maka harga jualnya akan melonjak drastis walaupun itu buatan lokal sekalipun. Kenapa bisa demikian? Karena pajak bro, simpel dan jelas kan.


Lebih tepatnya motor 250cc-500cc akan mendapatkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN BM) sebesar 65%. Makanya tidak heran bila Ninja 300 lebih mahal Rp 20 juta dari varian Ninja 250 tertinggi. Tak perlu heran juga dengan harga jual YZF R3 yang di luar negeri hanya Rp 60jutaan. Bahkan menurut OM, bila tidak ada PPN BM maka kemungkinan besar yang dipasarkan dimari bukan 250cc tapi 300cc. 


Ambil positifnya saja, bila banyak “The Have” yang membeli barang mewah. Tentunya pajak yang didapat oleh negara akan semakin banyak juga. Harapannya tentu pembangunan maupun infrastruktur di Indonesia bisa menjadi lebih baik. Yaaaahhhh...itu juga kalau belum “dikerat” sama para “tikus” yang doyan duit. So, sudah tak bingung dan heran lagi kan. ^_-

2 comments:

Jalee said...

Kapan ya kebijakan nya diganti? Harusnya motor 500cc ke atas yang kena pajak barang mewah. 250cc kan kecil kalo dibandingkan Harley yang 1.500cc.

Daisuke Hachiro said...

Iy bener

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
×
OprekMotore | OrakArik
OprekMotore is proudly powered by Blogger.com