03 April 2015

Jupiter MX Seher 62mm Cuma “Bengkak” 174cc?

. 03 April 2015


Lagi-lagi OM merasakan ada yang aneh tatkala membaca sebuag berita dari tabloid otomotif terkemuka di Indonesia versi cetak. Dan makin terasa lagi ketika membaca versi onlinenya. Tentang Jupiter MX yang dibesarkan kapasitas mesinnya dengan menggunakan seher ukuran 62mm, kok hasilnya hanya 174cc?


Bagaimana tidak merasa janggal, lah wong OM yang sudah bore up pakai seher 62mm di Jupiter MX dan pernah menghitung kapasitas mesinnya, rasanya bukan 174cc setelah pakai seher 62mm. Yoweslah daripada pakai perasaan, lebih baik kita hitung pakai rumus.

Rumus Mencari kapasitas silinder mesin.
4 / 3.14 X ( B X B ) X S

B= bore atau diameter piston
S= stroke. adalah jarak piston dari TMA ke TMB
3.14 = konstanta

Perlu diingat bahwa stroke bukanlah panjang setang seher.
Sebelum melakukan penghitungan, kita harus mengubah satuan mm(milimeter) ke cm(sentimeter).


Dan yang jelas adalah kita harus tahu dahulu stroke standar Jupiter MX. Caranya adalah tinggal melihat spesifikasi yang ada di brosur maupuh di buku manual. Lalu diketahui 

Bore = 62mm dirubah ke 6.2cm
sroke = 58.7mm dirubah ke 5.87cm
bila dihitung

4 / 3.14 X ( 5.4 X 5.4 ) X 5.87

4 / 708.51839

=177,1296 dan dibulatkan menjadi 178cc atau 180cc.


Nah loooh...177cc bro! Bukan 174cc! Jangan pernah meremehkan hasil penghitungan walaupun hanya beda beberapa saja! OM curiga ada salah penghitungan di strokenya karena percaya atau tidak, masih ada yang tahunya stroke Jupiter MX itu 57,9mm. Yoweslah kita hitung saja...
4 / 3.14 X ( 6.2 X 6.2 ) X 5.79

4 / 698.86226

=174,1557 dan dibulatkan menjadi 174cc.

Naaahhh...nampaknya memang ada kesalahan di jarak strokenya. Atau mungkin ada rahasia yang tidak dibeberkan.

0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
×
OprekMotore | OrakArik
OprekMotore is proudly powered by Blogger.com